Jumat, 10 September 2021

Tahlilan

Tak henti hentinya kelompok kelompok ini ( Cari tahu sendiri ) melontarkan Tasykik atas 'Amaliyah 'Amaliyah yang sudah berjalan sejak lama di kalangan Muslimin.
Memang sepertinya merupakan kebanggaan bagi mereka jika berani ( walaupun ngawur ) berkata Bid'ah dan menyalahkan 'Amaliyah orang orang di luar mereka.
Diantara 'Amaliyah yang menjadi target Tasykik adalah 'Amaliyah Tahlilan.
Alasan dan dasar argument mereka tak pernah beranjak dari kisaran Bid'ah dan semisalnya.
Seperti kita tahu Tahlilan merupakan 'Amaliyah yang sudah berlangsung sejak lama dan dilakukan oleh para Ulama yang saya yakin 1000% pasti lebih mumpuni dari kelompok kelompok yang menentangnya.
Marilah kita amati bacaan bacaan yang terangkum dalam Tahlilan, adakah diantaranya yang termasuk bacaan terlarang ?!
Dimulai dari pembacaan Surat Alfatihah, Tasbih, Sholawat dan seterusnya.
Jika dari bacaan tidak ada yang menyalahi, berarti harus beralih kepada sisi lain.
Mungkin dari sisi rangkuman atau susunannya yang tidak sesuai aturan.
Nah, mari kita cermati dengan bijak ( yang tidak bijak jangan mencermati ), Adakah larangan untuk merangkum satu Dzikir dengan dzikir lainnya?!
Misalnya larangan untuk membaca Tasbih setelah Istighfar.
Jika tidak berarti sangat tidak salah untuk membaca Satu Dzikir setelah dzikir lainnya.
Justru mereka yang melaranglah yang seharusnya mengajukan dalil tentang pelarangannya.
Atau mungkin dari sisi jumlahnya, kenapa harus 7 kali, sepuluh kali dan seterusnya.
Sama juga dengan argument sebelumnya, adakah larangan untuk membaca dzikir dalam jumlah tertentu ?!.
Hmmm.. Ini hanya tulisan kecil dari orang kecil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar